PENGARUH KOMBINASI KADAR AIR DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS BENIH PADI SAWAH (Oryza sativa L.) KULTIVAR INPARI 10

Authors

  • Asep Ikhsan Gumelar Fakultas Agrobisnis dan Rekayasa Pertanian, Universitas Subang

Keywords:

Benih, Kadar Air, Vigor, Inpari 10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air dan lama penyimpanan terhadap daya kecambah benih padi sawah (Oryza sativa L.) kultivar Inpari 10 yang telah dilaksanakan dari bulan Juli sampai September 2013. Perlakuan ini berlokasi di sub. Unit BPSBTPH wilayah Subang, Kabupaten Subang. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 9 perlakuan dengan 3 kali ulangan yaitu:  kadar air benih 12% selama 40 hari, kadar air 12% selama 50 hari, kadar air 12% selama 60 hari, kadar air 13% selama 40 hari, kadar 13% selama 50 hari, kadar air 13% selama 60 hari, kadar air 14%  selama 40 hari, kadar air 14% selama 50% hari, kadar air 14% selama 60 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi perlakuan kadar air dan lama penyimpanan terhadap benih padi memberikan pengaruh yang berbeda terhadap pertambahan kadar air, vigor benih, daya kecambah, benih normal, benih abnormal, dan biji segar hidup. Tetapi tidak berbeda nyata pada benih mati.

Downloads

Published

2019-05-09

How to Cite

Gumelar, A. I. (2019). PENGARUH KOMBINASI KADAR AIR DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS BENIH PADI SAWAH (Oryza sativa L.) KULTIVAR INPARI 10. JURNAL AGROREKTAN, 1(1). Retrieved from http://ejournal.unsub.ac.id/index.php/agrorektan/article/view/383

Most read articles by the same author(s)