https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/issue/feed JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG 2022-04-13T07:55:51+00:00 Open Journal Systems <p>JPG: Jurnal Penelitian Guru <strong>ISSN</strong> <strong><a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1507560775&amp;1&amp;&amp;">(p) 2598-5930</a> ISSN <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1507560526&amp;1&amp;&amp;">(e) 2615-4803</a> </strong>merupakan jurnal di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Jurnal ini menerbitkan tulisan-tulisan ilmiah khusus untuk para guru tingkat dasar (Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar), dan menengah (Sekolah Menengah Pertama/sederajat dan Sekolah Menengah Atas/sederajat). JPG terbit dua kali selama setahun, yaitu bulan <strong>Maret</strong> dan <strong>Oktober</strong>. </p> <p><a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=iHrR-lIAAAAJ&amp;hl=en&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener"><img src="http://ejournal.unsub.ac.id/public/site/images/admin/G_SCHOLER_BARU.png" alt="" /></a> </p> <p><a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/15789" target="_blank" rel="noopener"><img src="http://ejournal.unsub.ac.id/public/site/images/pulung2812/GARUDA.png" alt="" /></a> </p> https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1234 MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENULIS CERITA FANTASI MELALUI PENERAPAN METODE ESTAFET WRITING DI KELAS VII B SMP NEGERI 2 DAWUAN 2022-03-28T03:23:43+00:00 Nani Nani nani@gmail.com <p>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerita fantasi melalui penerapan metode estafet writing di kelas VII B SMP Negeri 2 Dawuan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 3 kali pertemuan dalam setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan siswa dalam menulis cerita fantasi dapat dilakukan dengan menerapkan metode estafet writing. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Dimana hasil dari tes menulis cerita fantasi pada siklus I mencapai rata-rata 70,47 dengan tingkat persentase kelulusan 46,88% dan pada siklus II hasil tes menulis cerita fantasi meningkat menjadi 85,78 dengan tingkat persentase kelulusan 90,63%.</p> 2022-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1235 MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MENYUSUN REPORT TEXT MELALUI PENERAPAN MEDIA GAMBAR DI KELAS IX C SMP NEGERI 1 CIJAMBE 2022-03-28T03:49:10+00:00 Sri Apriani Riztina sriaprianiriztina@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menyusun <em>Report Text</em> melalui penerapan media gambar di Kelas IX C SMP Negeri 1 Cijambe. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Cijambe yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini dilaksanakan melalui pembelajaran yang menerapkan media gambar yang terdiri dari 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Pada setiap siklusnya, 2 pertemuan awal adalah pembelajaran dan 1 pertemuan terakhir adalah tes formatif. Hasil tes formatif pada siklus I adalah 71,17 dengan siswa yang tuntas 46,67% dan pada siklus II adalah 83 dengan siswa yang tuntas 86,67%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan media gambar dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menyusun <em>Report Text</em> kelas IX C SMP Negeri 1 Cijambe.</p> 2022-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1242 MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI PERANGKAT KERAS INTERNET MELALUI PENERAPAN MEDIA BENDA ASLI DI KELAS IX A SMP NEGERI 2 JALANCAGAK 2022-03-31T10:36:32+00:00 Dindin Mauludin izdamaulida@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Perangkat Keras Internet melalui penerapan media benda asli di kelas IX A SMP Negeri 2 Jalancagak. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil dengan subyek seluruh siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Jalancagak yang berjumlah 28 orang dengan waktu penelitian selama 6 bulan. Penelitian ini menggunakan desain PTK yang dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap siklus I dan tahap siklus II dengan target nilai rata-rata kelas atau ketuntasan minimal, yaitu 75. Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian kondisi awal, siklus I, dan siklus II diketahui adanya peningkatan prestasi belajar yang diperoleh siswa pada materi Perangkat Keras Internet. Pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 71,25 dengan tingkat kelulusan sebesar 53,57%. Peningkatan prestasi belajar siswa terjadi pada siklus II, yaitu nilai rata-rata kelas naik menjadi 83,93 dengan tingkat kelulusan sebesar 92,86. Bedasarkan data yang diperoleh dari siklus I dan siklus II, terlihat adanya peningkatan prestasi belajar siswa, dengan demikian menunjukan bahwa media benda asli dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Perangkat Keras Internet.</p> 2022-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1247 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TARUNA PADA MATERI INVERS MATRIKS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI KELAS XI TPM B SMK NEGERI 2 SUBANG 2022-03-31T14:03:47+00:00 Oro Sumara izdamaulida@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar taruna pada materi Invers Matriks melalui penerapan model pembelajaran <em>Discovery</em><em> Learning</em> di Kelas XI TPM B SMK Negeri 2 Subang. Model PTK yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Stephen Kemmis dan Robin Mc. Taggart. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Pada setiap siklusnya, 2 pertemuan awal adalah pembelajaran dan 1 pertemuan terakhir adalah tes evaluasi dengan target nilai rata-rata kelas atau ketuntasan minimal, yaitu 73. Subjek penelitian ini adalah taruna kelas XI TPM B SMK Negeri 2 Subang yang berjumlah 33 taruna. Nilai rata-rata kelas tes evaluasi pada siklus I adalah 71,06 dengan 16 taruna yang tuntas KKM (48,48%) dan nilai rata-rata tes evaluasi pada siklus II adalah 84,70 dengan 30 taruna yang tuntas KKM (93,94%). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 13,64 (19,19%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran <em>Discovery</em><em> Learning </em>dapat meningkatkan hasil belajar taruna pada materi Invers Matriks di kelas XI TPM B SMK Negeri 2 Subang semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022.</p> 2022-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1248 MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MATERI KONFLIK DAN INTEGRASI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN MEDIA GAMBAR DI KELAS VIII E SMP NEGERI 2 JALANCAGAK 2022-04-03T03:52:25+00:00 Dede Ariandi muhammadanzar23@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial melalui penerapan media gambar pada siswa Kelas VIII E SMP Negeri 2 Jalancagak. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas dengan dua siklus dan tiga kali pertemuan dalam setiap siklusnya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Jalancagak yang berjumlah 26 siswa. Berdassarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media gambar dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial pada siswa kelas VIII E. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan hasil post test siswa dari siklus I ke siklus II. Sebelum menerapkan media gambar nilai rata-rata kelas pada materi Konflik dan Integrasi dalam Kehidupan Sosial adalah 63,70 dengan siswa yang tuntas 8 siswa (30,77%), namun setelah penerapan media gambar nilai rata-rata kelas menjadi 71,73 dengan siswa yang tuntas adalah 14 siswa (53,85%) pada siklus I dan pada siklus II rata-rata kelas menjadi 84,62 dengan siswa yang tuntas adalah 24 siswa (92,31%).</p> 2022-04-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1249 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA PEMBELAJARAN IPA RANGKAIAN LISTRIK SEDERHANA DI KELAS VI SEKOLAH DASAR 2022-04-12T12:49:50+00:00 Atik Haryati atikkushariyana6@gmail.com <p>Pembelajaran IPA di SD Negeri 1 Cibeureum Kecamatan Banjar Kota Banjar, menunjukkan bahwa proses pembelajaran IPA belum dilaksanakan secara optimal, karena guru masih menerapkan metode yang mengarah pada hapalan serta jarang menggunakan alat bantu pengajaran. Metode demonstrasi sering dilupakan sehingga siswa kurang terlibat dalam menemukan konsep – konsep, teori - teori, hukum- hukum, dan prinsif- prinsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA topik rangkaian listrik sederhana dengan menerapkan metode demonstrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas (Action Classroom Research) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Cibeureum Kecamatan Banjar Kota Banjar dengan jumlah 30 orang, instrumen penelitian yang di gunakan yaitu tes, lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran pada setiap siklus dikembangkan berdasarkan langkah- langkah pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dengan mempertimbangkan hasil refleksi . Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan metode demonstrasi mendorong aktivitas guru dan siswa menjadi lebih aktif. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya setelah diterapkan metode demonstrasi dalam pembelajaran IPA rangkaian listrik sederhana. Perolehan nilai rata - rata tes setiap siklus sebagai berikut : Siklus I pertemuan 1 dengan nilai rata-rata tes sebesar 68,00 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 50%, pada siklus I pertemuan 2 dengan nilai rata-rata tes sebesar 71,00 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 65%, pada siklus II pertemuan 1 dengan nilai rata-rata tes sebesar 80,25 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 70 %, pada siklus II pertemuan 2 dengan nilai rata-rata tes sebesar 85,00 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran IPA rangkaian listrik sederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta siswa lebih aktif dalam proses kegiatan pembelajaran.</p> 2022-04-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1250 PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIK TINGKAT TINGGI PADA SISWA KELAS BERBAKAT 2022-04-12T12:59:43+00:00 Ely Roslijati roslijatiely@gmail.com <p>Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah kontekstual dapat meningkatkan kemampuan berpikir matematik tingkat tinggi pada siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah pembelajaran matematika dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematik Tingkat Tinggi Siswa, (2) Bagaimana sikap siswa kelas VII-B di SMP Negeri 1 Banjar terhadap belajar matematika dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual dapat meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematik Tingkat Tinggi siswa, (2) Mengetahui sikap siswa kelas VII-B di SMP Negeri 1 Banjar terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual. adapun hasil dari penelitian iniadalah, dengan menggunakan Pendekatan Pemecahan Masalah Kontekstual dapat meningkatkan kemampuan berpikir matematik tingkat tinggi siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Banjar. Berdasarkan hasil data kualitatif, kemampuan berpikir matematik tingkat tinggi pada tes awal (34,28%), tes siklus I (46,17%), tes siklus II (55,32%), tes siklus III (61,02%), dan tes sub sumatif (81,81%).</p> 2022-04-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1251 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA MATERI KONDUKTOR DAN ISOLATOR PANAS MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN 2022-04-12T13:08:59+00:00 Emi Emi emisitubatu@gmail.com <p>Latar belakang Penelitian Tindakan Kelas ini adalah masih rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa Kelas VI SD Negeri 1 Jajawar Kecamatan Banjar Kota Banjar terutama pada pembelajaran IPA tentang materi Konduktor dan Isolator Panas. Pada meteri ini nilai rata-rata ulangan harian hanya sebesar 52,77 selain itu dari 29 siswa kelas VI hanya 6 orang yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sisanya masih di bawah KKM. KKM yang ditentukan untuk pelajaran IPA Semester I adalah 75. Pencapaian hasil belajar yang kurang maksimal ini salah satunya disebabkan karena kurang tepatnya guru dalam menerapkan metode <em>pembelajaran</em>. Dengan demikian tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan hasil belajar Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Jajawar Kecamatan Banjar Kota Banjar Semester Genap Tahun Ajaran 2018/2019 setelah diterapkan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA tentang materi Konduktor dan Isolator Panas. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan tindakan yang dilakukan sebanyak dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan berupa RPP, lembar evaluasi, lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan LKS. Subyek penelitian adalah Siswa Kelas VI SD Negeri 1 Jajawar Kecamatan Banjar Kota Banjar yang berjumlah 29 siswa. Perencanaan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi penyusunan RPP, mempersiapkan alat tes, dan mempersiapkan LKS. Pelaksanaan metode eksperimen meliputi perumusan masalah, membuat hipotesa, pelaksanaan eksperimen, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian pada siklus I pertemuan 1 nilai rata-rata tes evaluasi sebesar 67,93, siklus I pertemuan 2 nilai rata-rata tes evaluasi meningkat menjadi 73,10, siklus II pertemuan 1 nilai rata-rata tes evaluasi meningkat menjadi 79,31, dan siklus II pertemuan 2 nilai rata-rata tes evaluasi meningkat menjadi 85,86. Salah satu kendala yang dihadapi peneliti dalam melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen adalah keterbatasan alat eksperimen sedangkan kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian ini adalah “Penggunaan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan gairah belajar siswa sehingga hasil belajar siswa meningkat”</p> 2022-04-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1252 MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA MELALUI TUGAS (TASK) PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBAHAN DASAR LIMBAH SAMPAH DALAM PEMBELAJARAN IPS 2022-04-12T13:14:04+00:00 Engkos Koswara pakoswaracimaragas@gmail.com <p>PTK ini mengambil judul “Meningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Tugas (Task) Pembuatan Media Pembelajaran Berbahan Dasar Limbah Sampah dalam Pembelajaran IPS (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas VII B SMP Negeri 1 Cimaragas)”. Permasalahan seputar limbah sampah menjadi hal yang begitu sulit untuk diselesaikan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, menggunakan kertas dan plastik yang berlebihan menjadi hal yang biasa, salah satunya terjadi di lingkungan sekolah. Padahal limbah sampah yang ada disekitar lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan menjadi suatu prakarya maupun media pembelajaran yang menarik. Penggunaan performance assessment dapat menjadi alternatif sebagai penilaian yang digunakan untuk menilai kemampuan para siswa yang tidak dapat diukur dengan “paper and pencil”. Tugas (task) pembuatan media pembelajaran berbahan dasar limbah sampah dalam pembelajaran IPS akan memacu siswa untuk terus meningkatkan kreativitasnya dan sekaligus mampu memberi stimulus kepada siswa agar memiliki pemahaman ekologi yang mendalam tentang tatanan kehidupan yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) model Ebbut. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Cimaragas sedangkan yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VII B. Pada siklus 1 siswa menunjukan kreativitas dengan memperoleh kategori “cukup” dalam merencanakan, menghasilkan, dan mempertanggungjawabkan prakarya berupa media pembelajaran berbahan dasar limbah sampah. Pada siklus 2, siswa mengalami perkembangan kreativitas yang sangat baik, dengan pencapaian kategori “baik” dan mampu menyelesaikan tugas (task) dengan baik. Kemudian pada siklus 3 atau siklus terakhir, siswa telah mencapai perkembangan kreativitas yang maksimal, dimana siswa dapat memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai menjadi suatu hal yang inovatif dan kreatif, dengan memperoleh kategori “baik”. Sehingga penelitian ini telah mencapai hasil yang maksimal dalam hal meningkatkan kreativitas siswa melalui tugas (task) pembuatan media pembelajaran berbahan dasar limbah sampah dalam pembelajaran IPS. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: 1) Merencanakan tugas (task) pembuatan media pembelajaran IPS berbahan dasar limbah sampah untuk meningkatkan kreativitas siswa 2) Menerapkan tugas (task) pembuatan media pembelajaran IPS berbahan dasar limbah sampah untuk meningkatkan kreativitas siswa. 3) Merefleksikan kendala-kendala dalam menerapkan tugas (task) pembuatan media pembelajaran IPS berbahan dasar limbah sampah untuk meningkatkan kreativitas siswa.</p> 2022-04-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1253 PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP ENERGI BUNYI PADA MATA PELAJARAN IPA 2022-04-12T21:08:37+00:00 Haeruman Haeruman haerumantigalangen@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengalaman penulis yang menemukan kesulitan dalam pembelajaran (IPA). Subjek yang dikenai tindakan adalah kelas IV yang berjumlah 37 orang peserta didik. Peneliti beranggapan bahwa peserta didik dibiasakan melakukan pembelajaran dengan cara yang monoton, yaitu merangkum isi buku pelajaran kemudian menjawab pertanyaan dari buku tersebut tanpa diperiksa seksama bersama wali kelas, sehingga penguasaan konsep dan nilai yang didapatkan oleh siswa rendah. Melihat keadaan yang demikian, penulis merasa bahwa dibutuhkannya metode yang lebih menarik dari penyajian guru terhadap pembelajaran IPA. Oleh sebab itu dilakukan perbaikan proses pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan memeroleh gambaran melalui penerapan metode demonstrasi. Model yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu model penelitian yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian yang telah dilaksanakan dilakukan sebanyak 2 siklus 4 pertemuan. Instrumen pengumpulan data berupa tes dan lembar observasi. Data yang diperoleh pada siklus I pertemuan 1 hasil tes akhir peserta didik memeroleh nilai rata-rata 60,81 dengan persentase keberhasilan 51,35%, pada siklus I pertemuan 2 nilai rata-rata 65,94 dengan persentase keberhasilan 72,97%, pada siklus II pertemuan 1 nilai rata-rata 75,11 dengan persentase keberhasilan 83,78% dan pada siklus II pertemuan 2 nilai rata-rata 82,62 dengan persentase keberhasilan 91,89%. Dengan metode demonstrasi, peserta didik dapat lebih memahami bahan pelajaran dengan benda konkret, mengembangkan rasa ingin tahu, dapat melakukan pekerjaan berdasarkan proses yang sistematis, dapat mengetahui hubungan yang struktural atau urutan objek, meningkatkan pemahaman konsep, dapat pula melakukan perbandingan dari beberapa objek serta menanamkan keimanan dan akhlak yang positif kepada peserta didik.</p> 2022-04-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1254 MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS TENTANG PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DAN KEBANGSAAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK 2022-04-12T21:22:05+00:00 Muhdir Muhdir muhdir67@gmail.com <p>Saat ini pelaksanaan pembelajaran di SMP Negeri 5 Banjar khususnya mata pelajaran IPS masih dilakukan secara terpisah (parsial). Hasil observasi di kelas VIII A menunjukkan proses pembelajaran kurang dapat memfasilitasi siswa dalam mengeksplorasi kemampuan siswa baik secara lisan maupun tulisan, sehingga kreativitas siswa di kelas ini rendah. Hal ini disebabkan karena guru tidak mempunyai banyak waktu dalam membimbing siswa melakukan kegiatan yang dapat memacu kreativitasnya. Salah satunya yaitu model pembelajaran tematik. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana guru merencanakan, melaksanakan, merefleksikan, mengidentifikasi kendala, dan upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala dalam menerapkan model pembelajaran tematik untuk meningkatkan kreativitas siswa. Sejalan dengan permasalahan di atas, model pembelajaran tematik dalam penelitian ini berangkat dari tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara, observasi, dan catatan lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 5 Banjar. Data penelitian diolah dengan menggunakan teknik analisis data dengan menggunakan triangulasi dan <em>member check</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran tematik dapat meningkatkan kreativitas siswa. Pada&nbsp; pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran tematik guru dituntut untuk menentukan tema yang sesuai dengan kurikulum dan perkembangan siswa SMP. Untuk ulangan harian siswa siklus I pertemuan 1 mendapat nilai rata-rata 68,28 dengan ketuntasan belajar mencapai 65,63%. Pada siklus I pertemuan 2 ada peningkatan nilai rata-rata menjadi 73,28 dengan ketuntasan belajar mencapai 71,88%. Pada siklus II pertemuan 1 nilai rata-rata ulangan harian mendapat 75,31 dengan ketuntasan belajar mencapai 78,13%, dan pada siklus II pertemuan 2 nilai rata-rata ulangan harian sebesar 84,38 dengan ketuntasan belajar mencapai 93,75% Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk menerapkan model pembelajaran tematik pada tema yang berbeda sehingga pembelajaran IPS untuk tingkat SMP sesuai dengan tuntutan kurikulum yang menyatakan bahwa pembelajaran IPS pada tingkat SMP harus dilakukan secara integrasi sehingga dapat meningkatkan kreativitas siswa.</p> 2022-04-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1255 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI KELIPATAN PERSEKUTUAN TERKECIL DAN FAKTOR PERSEKUTUAN TERBESAR DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL 2022-04-12T21:31:38+00:00 Pujiadi Pujiadi pujiadi.wijoyo@gmail.com <p>Penelitian yang sudah dilakukan di SMP Negeri 1 Banjar dilatarbelakangi oleh hasil rata-rata nilai ulangan Matematika semester 1 yang mencapai 55 sementara target yang ingin dicapai adalah 70. Penelitian ini ditujukan pada penggunaan model kontekstual dalam pembelajaran matematika materi pokok keliling dan luas lingkaran. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah : (1) Mengungkapkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika pada materi keliling dan luas lingkaran dan (2) mengungkap aktivitas siswa selama menggunakan model pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika pada materi keliling dan luas lingkaran. Topik pada tiap siklus pembelajaran disesuaikan dengan materi kelas VII SMP sesuai kurikulum yang berlaku. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII B semester II SMP Negeri 1 Banjar yang berjumlah 32 orang. Hasil penelitian dengan mengadakan model kontekstual pada pembelajaran matematika menunjukan adanya peningkatan proses pembelajaran, hal ini dapat dilihat saat siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan senang dalam kelompoknya, begitupula perolehan nilai siswa dalam pembelajaran matematika pada materi keliling dan luas lingkaran mengalami peningkatan. Pada siklus I pertemuan 1 nilai rata-rata yang diraih siswa mencapai nilai 66,56, pada siklus I pertemuan 2 mencapai nilai 70,47, padasiklus II pertemuan 1 mencapai nilai 75,00 dan pada siklus II pertemuan 2 mengalami peningkatan yang cukup baik mencapai nilai 82,97. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran metematika dalam materi keliling dan luas lingkaran. Berdasarkan hasil penelitian diatas ada beberapa saran yang akan disampaikan antara lain : (1) Guru dapat mempertimbangkan model pembelajaran tersebut pada pembelajaran matematika untuk memperoleh hasil yang optimal dalam proses pembelajaran yang akan datang, (2) dengan adanya sosialisasi antar siswa membuat siswa lebih bersemangat dalam meningkatkan kreatifitassnya, (3) hal tersebut diharapkan dapat menciptakan lulusan yang berkompenten.</p> 2022-04-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1256 PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN KEAKTIVAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS TENTANG SUMBER DAYA ALAM MELALUI METODE PEMBELAJARAN KONSTEKTUAL 2022-04-12T21:46:11+00:00 Sukamto Sukamto abahsukamto2@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi dari kesulitan dan hambatan yang muncul dari guru SD Negeri 2 Rejasari Kecamatan Langensari mengenai pembelajaran IPS, yang mana siswa tidak dapat menghubungkan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapanya dengan kehidupan sehari-hari sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Proses pembelajaran di dalam kelas pada saat ini masih diarahkan pada kemampuan anak untuk menghapal informasi, tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menhubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan kontektual (<em>Contextual Teaching and Learning/CTL</em>) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan guru dalam menyusun RPP, melaksanakan pembelajaran, dan mengetahui peningkatan aktivitas, kemampuan serta pemahaman siswa setelah metode pembelajaran kontekstual diterapkan. Penelitian dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas, mengambil subjek penelitian ialah siswa kelas IV SD Negeri 2 Rejasari Kecamatan Langensari Tindakan penelitian dilakukan dalam 2 siklus 4 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, diskusi dan tes. Untuk pengolahan data menggunakan analisis deskripsi.&nbsp; Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru dalam merancang RPP siklus 1 pertemuan 1 presentase 55%, siklus I pertemuan 2 63%, siklus II pertemuan 1 70%, dan siklus II pertemuan 2 76%. Hasil kinerja guru dalam KBM siklus 1 pertemuan 1 presentase 58%, siklus 1 pertemuan 2 66%, siklus 2 pertemuan 1 73% dan siklus 2 pertemuan 2 80%. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada konsep sumber daya alam terjadi peningkatan dari tiap-tiap siklus. siklus 1 pertemuan 1 rata-rata 60,32, siklus 1 pertemuan 2 rata-rata 67,26, siklus 2 pertemuan 1 73,53 dan siklus 2 pertemuan 2 78,39. Dengan demikian, hasil penelitian ini telah menunjukkan bahwa metode pembelajaran kontekstual dapat meniingkatkan pemahaman dan keaktivan siswa pada pembelajaran IPS tentang sumber daya alam.</p> 2022-04-12T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1258 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN PECAHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN REALISTICS MATHEMATIC EDUCATION 2022-04-13T07:27:39+00:00 Tatang Mugiyana mugiyana237@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah (a) untuk Mengetahui proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran realistik di kelas VI SD Negeri 1 Kujangsari Kecamatan Langensari Kota Banjar; (b) Melihat minat siswa terhadap matematika dengan menggunakan model pembelajaran realistik di kelas VI SD Negeri 1 Kujangsari Kecamatan Langensari Kota Banjar; (c) Memberikan gambaran tentang sejauh mana pembelajaran pecahan dengan menggunakan model pembelajaran realistik dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di kelas VI SD Negeri 1 Kujangsari Kecamatan Langensari Kota Banjar. Metode penelitian dalam hal ini adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa/i kelas VI SD Negeri 1 Kujangsari Kecamatan Langensari Kota Banjar tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 35 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi dan dokumentasi lapangan.Hasil penelitian diperoleh bahwa pembelajaran&nbsp; matematika dengan&nbsp; menggunakan model pembelajaran realistik pada&nbsp; pokok&nbsp; bahasan&nbsp; operasi&nbsp; hitung&nbsp;&nbsp; pecahan&nbsp; di &nbsp;kelas&nbsp; VI&nbsp; ternyata&nbsp;&nbsp; mampu mengubah&nbsp; minat&nbsp; siswa&nbsp; yang&nbsp; semula&nbsp; kurang &nbsp;menyukai pelajaran matematika menjadi antuasias dan tampak senang pada pembelajaran matematika ini.Pembelajaran&nbsp; matematika&nbsp; dengan menggunakan model pembelajaran realistik pada pokok bahasan operasi hitung&nbsp; pecahan&nbsp; di&nbsp; kelas&nbsp; VI&nbsp; secara&nbsp; umum&nbsp; telah dapat meningkatkan hasil prestasi belajar matematika. Hal ini dapat dibuktikan dengan&nbsp; meningkatnya&nbsp; nilai&nbsp; yang&nbsp; diperoleh&nbsp; siswa&nbsp; dari&nbsp; hasil&nbsp; tes &nbsp;rata – rata siklus I pertemuan 1= 68,86, siklus I pertemuan 2 = 70,57, rata – rata siklus II pertemuan 1=82,57, dan&nbsp; rata – rata siklus II pertemuan 2 = 90,00 . Maka kalau dibandingkan antar siklus terdapat peningkaatan yang signifikan.&nbsp;</p> 2022-04-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1259 MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES DENGAN MENGGUNKANA METODE EKSPERIMEN DI KELAS VI SD NEGERI 3 BOJONGKANTONG KECAMATAN LANGENSARI KOTA BANJAR 2022-04-13T07:39:55+00:00 Teguh Sutejo goehsutejo@gmail.com <p>Penelitian ini dilakukan, karena masih banyak ditemukan di lapangan terutama di sekolah tempat peneliti bertugas bahwa pembelajaran IPA hanya dilaksanakan dengan melaui metode ceramah dan penugasan saja. Nilai rata-rata pemahaman konsep siswa sebesar 61,50 atau di bawah nilai KKM. Begitu pun keterampilan proses sains dalam pembelajaran tidak tercapai secara maksimal. Berdasarkan hal tersebut dirumuskan masalah sebagai berikut: (1) bagaimana tingkat pemahaman konsep siswa tentang pengaruh kegiatan manusia terhadap lingkungan setelah melalui metode eksperimen? (2) bagaimana tingkat keterampilan proses sains siswa setelah diterapkannya metode eksperimen? Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan tiga siklus. Indikator dan pokok bahasan pada setiap siklusnya dikembangkan dan disesuaikan dengan materi IPA kelas VI Sekolah Dasar dengan KTSP 2006. Lokasi penelitian dilakukan di SD Negeri 3 Bojongkantong Kecamatan Langensari Kota Banjar. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI tahun pelajaran 2019/2020 semester I, yang berjumlah seluruhnya 10 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eksperimen, Observasi, Soal Tes Hasil Belajar, dan Angket. Adapun hasil yang diperoleh adalah dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses siswa tentang pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan lingkungan dalam pembelajaran IPA di kelas VI SD Negeri 3 Bojongkantong Kecamatan Langensari Kota Banjar. Nilai rata-rata pemahaman konsep yang diperoleh siswa pada siklus I pertemuan 1 sebesar 71,50; pada siklus I pertemuan 2 sebesar 77; dan pada siklus II pertemuan 1 sebesar 86, siklus II pertemuan 2 sebesar 90. Ini berarti dari siklus I ke siklus II nilai hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penggunaan metode eksperimen dapat meningkatan pemahaman konsep pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan ekosistem pada siswa kelas VI SD Negeri 3 Bojongkantong Kecamatan Langensari Kota Banjar</p> 2022-04-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/JPG/article/view/1260 PENGEMBANGAN KETERAMPILAN KOMINIKATIF ANTAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DALAM PEMBELAJARAN IPS MATERI PERPAJAKAN 2022-04-13T07:55:51+00:00 Yayat Rukayat yayatrukayat.ok@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap permasalahan interaksi sosial khususnya mengenai kelemahan keterampilan komunikatif siswa. Berdasarkan observasi awal di kelas VIII-B SMP Negeri 1 Cimaragas, terdapat adanya permasalahan mengenai kelemahan keterampilan komunikatif siswa dalam berinteraksi dengan siswa lain. Untuk menanggapi hal tersebut, diperlukan adanya penyusunan strategi pembelajaran dalam pelajaran IPS. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Cimaragas sedangkan yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-B. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif teknik <em>two stay two stray </em>dalam pelajaran IPS. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi penilaian keterampilan komunikatif dan kooperatif siswa, dan dicatat dalam catatan lapangan. Untuk teknik pengumpulan data digunakan pedoman observasi, catatan lapangan, dan pedoman wawancara. Pembelajaran selama penelitian, pertama dimulai dengan menentukan SK/KD dan penyusunan RPP, kedua menerangkan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik <em>two stay two stray </em>beserta indikator-indikator keterampilan komunikatif yang akan dikembangkan, ketiga menunjukkan adanya perkembangan keterampilan komunikatif siswa pada siklus 1 pertemuan 1 sampai siklus II pertemuan 2, keempat merefleksikan hasil pembelajaran IPS dengan menggunakan teknik <em>two stay two strays</em>. Kesimpulan, keterampilan komunikatif siswa mengalami perkembangan yang signifikan pada siklus II pertemuan 2. Saran bagi peneliti selanjutnya, peneliti berharap peneliti selanjutnya dapat meneruskan kembali penelitian ini dan dapat mengembangkan metode yang lebih baik, agar mencapai hasil yang lebih maksimal.</p> 2022-04-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG