EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK CAIR (POC) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merill)

Fakultas Agrobisnis dan Rekayasa Pertanian, Universitas Subang

Authors

  • Cicih Karsih Sukaesih

Keywords:

Pupuk organik cair, Konsentrasi, Glycine Max,

Abstract

Penelitian bertujuan untuk  mengetahui pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedele dan mengetahui konsentrasi pupuk organik cair yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedele terbaik.  Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Desa Sumurgintung, kecamatan Pagaden Barat, kabupaten Subang pada bulan Juni sampai dengan bulan bulan Juni sampai dengan bulan September 2017. Lokasi penelitian berada pada ketinggian tempat 40 m dpl, dengan jenis tanah Ultisol dan Iklim  berdasarkan perhitungan klasifikasi Schmidt dan Ferguson (1951) termasuk dalam tipe  B (Basah). Penelitian menggunakan rancangan eksperimental dengan metode Ranacangan Acak Kelompok pola sederhana yang tediri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan terdiri dari : A (0 L POC/L air,) B (0,11 L POC/L air), C (0,09 L POC/L air), D ( 0,07 L POC/L air) and E (50 Gram NPK/petak). Konsentrasi pupuk organik cair  yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada tinggi tanaman (umur 2 MST, 4 MST dan 6 MST), berat kering tanaman, berat kering akar, jumlah bintil akar per tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot 100 butir biji kering dan bobot biji kering per tanaman. Pemberian pupuk organik cair dengan konsentrasi 0,09 L POC/L air memberikan hasil tertinggi terhadap bobot biji kering yaitu 18,49 gram per tanaman atau setara dengan 3,0 ton per hektar.

Downloads

Published

2021-01-20

How to Cite

Karsih Sukaesih, C. (2021). EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK CAIR (POC) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merill): Fakultas Agrobisnis dan Rekayasa Pertanian, Universitas Subang. JURNAL AGROREKTAN, 5(1). Retrieved from https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/agrorektan/article/view/987