Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka di SDN Serangsari Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang

Authors

  • R Aulia Bunga Setiarani Universitas Subang image/svg+xml
  • Ade Nawawi Administrasi Bisnis Universitas Subang
  • Ahmad Sobari Administrasi Publik Universitas Subang
  • Hani Ruchendi Administrasi Publik Universitas Subang
  • Nuraida Nuraida Administrasi Publik Universitas Subang

DOI:

https://doi.org/10.37950/wpaj.v7i1.2290

Keywords:

Policy Implementation, Merdeka Curriculum, SDN Serangsari

Abstract

Abstrak

Kurikulum Merdeka atau sering disebut juga dengan Kurikulum Merdeka Belajar adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, di mana konten yang disajikan kepada siswa akan lebih optimal dengan tujuan agar peserta didik dapat memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep serta menguatkan kompetensi. Kebijakan Kurikulum Merdeka dibuat sebagai respons terhadap hasil PISA (Programme for International Student Assessment) yang menunjukkan bahwa 70% siswa usia 15 tahun berada di bawah tingkat kompetensi minimum dalam memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Di dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka di SDN Serangsari dalam mencapai tujuan pendidikan sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Untuk menganalisis implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka di SDN Serangsari, peneliti memilih teori Mazmanian dan Sabatier. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua, observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, masalah utama yang diidentifikasi adalah implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka di SDN Serangsari yang belum optimal. Temuan lapangan menunjukkan adanya sejumlah permasalahan yang menghambat implementasi, yang dapat dikategorikan ke dalam tiga faktor utama: (1) karakteristik masalah, seperti heterogenitas siswa dan keterbatasan infrastruktur teknologi; (2) karakteristik kebijakan, yang ditandai dengan kurang jelasnya panduan operasional; serta (3) variabel lingkungan, seperti kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang kurang mendukung dan minimnya partisipasi tokoh lokal.

Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Kurikulum Merdeka, SDN Serangsari.

 

Abstract

The Merdeka Curriculum, also known as the Merdeka Belajar Curriculum, is a curriculum with diverse intra-curricular learning, where the content provided to students is optimized to ensure they have sufficient time to deepen their understanding of concepts and strengthen their competencies. The Merdeka Curriculum policy was formulated in response to the results of the Programme for International Student Assessment (PISA), which indicated that 70% of 15-year-old students were below the minimum competency level in comprehending simple reading materials or applying basic mathematical concepts. This study aims to examine the implementation of the Merdeka Curriculum policy at SDN Serangsari in achieving educational goals in accordance with its established vision and mission. To analyze the implementation of the Merdeka Curriculum policy at SDN Serangsari, this study employs the theory of Mazmanian and Sabatier. The research adopts a qualitative descriptive approach, with data collection techniques including in-depth interviews with the principal, teachers, students, and parents, field observations, and policy document analysis. The data is analyzed through the processes of reduction, presentation, and conclusion drawing. Based on the findings, the primary issue identified is the suboptimal implementation of the Merdeka Curriculum policy at SDN Serangsari. Field observations reveal several challenges hindering its implementation, which can be categorized into three main factors: (1) problem characteristics, such as student heterogeneity and limited technological infrastructure; (2) policy characteristics, marked by unclear operational guidelines; and (3) environmental variables, including socio-economic conditions that do not sufficiently support implementation and the lack of participation from local figures.

Keywords: Policy Implementation, Merdeka Curriculum, SDN Serangsari.

References

Sumber Buku :

Agustino, Leo. (2006). Dasar-Dasar Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

Keban, Y. T. (2008). Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik: Konsep, Teori, Dan Isu. Gava Media.

Koentjaraningrat. (1983). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Gramedia.

Mulyadi, D. (2016). Studi Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik. ALFABETA, cv.

Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta Timur: PT Bumi Aksara.

Panjaitan, D. T. M. R., & Pardede, P. D. K. (2021). Administrasi Publik. CV.EUREKA MEDIA AKSARA.

Rubiyanto, R. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. PGSD FKIP UMS.

Subarsono, A. (2005). Analisis Kebijakan Publik: Konsep,Teori dan Aplikasi. Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D. Alfabeta.

Sumber Karya Ilmiah :

Bungawati, B. (2022b). Peluang dan Tantangan Kurikulum Merdeka Belajar Menuju Era Society 5.0. JURNAL PENDIDIKAN, 31(3). https://doi.org/10.32585/jp.v31i3.2847

Haq, A.-M. Q., & Fitriani, Moh. I. (2024). Lingkungan Belajar Terintegrasi Melalui Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kinerja Guru. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 1775–1784. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i3.2394

Implementasi Program Merdeka Belajar Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Dalam Perspektif Pendidikan Non Formal. (2022). Jurnal Transformasi, 8.

Nugraha, T. S. (2022). Kurikulum Merdeka untuk pemulihan krisis pembelajaran. Jurnal Inovasi Kurikulum, 19(2).

Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022a). Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6, 7178–7183. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431

Nurjanah, E. A., & Mustofa, R. H. (2024). Transformasi Pendidikan: Menganalisis Pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka pada 3 SMA Penggerak di Jawa Tengah. Jurnal Kependidikan, 13.

Saleh, M. (2020). Prosiding Seminar Nasional Hardiknas.

Sucipto, S., Sukri, M., Patras, Y. E., & Novita, L. (2024). Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1). https://doi.org/10.20961/jkc.v12i1.84353

Sumber Peraturan Perundang -Undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 56 Tahun 2022 tentang Kurikulum Merdeka

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2021 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Dasar dan Menengah

Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021

Sumber Lainnya :

Latar Belakang Kurikulum Merdeka. (2024, August 24). Pusat Informasi Guru Kemendikbud.

Aminah, A. N. (2021, May 2). Pandemi Perlihatkan Kekurangan Dunia Pendidikan |Republika Online. Https://Rejabar.Republika.Co.Id/Berita/Qshmo0384/Pandemi-Perlihatkan-Kekurangan-Dunia-Pendidikan.

antaranews.com. (n.d.). Mendikbudristek: Pandemi perlihatkan kekurangan dunia pendidikan. Https://Www.Antaranews.Com/Berita/2134642/Mendikbudristek-Pandemi-Perlihatkan-Kekurangan-Dunia-Pendidikan.

Kurikulum Merdeka Jadi Jawaban untuk Atasi Krisis Pembelajaran. (2022a, February 11). Https://Www.Kemdikbud.Go.Id/Main/Blog/2022/02/Kurikulum-Merdeka-Jadi-Jawaban-Untuk-Atasi-Krisis-Pembelajaran.

Downloads

Published

2025-07-22

Issue

Section

Articles