Studi Evaluasi Pembangunan Kabupaten Karawang Menggunakan Alternative Service Delivery Framework
DOI:
https://doi.org/10.37950/wpaj.v7i1.2298Keywords:
programme evaluation, poverty alleviation, employment generation, ASDF, Karawang RegencyAbstract
Abstrak
Evaluasi pembangunan merupakan instrumen penting untuk mengukur keberhasilan program sektor publik, termasuk dalam upaya pengentasan kemiskinan dan perluasan lapangan kerja. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Karawang yang bertujuan menekan angka pengangguran terbuka dan mengurangi jumlah penduduk miskin sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melakukan survei pada November 2023 dengan melibatkan 400 responden warga Kabupaten Karawang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan kerangka Alternative Service Delivery Framework (ASDF) yang mencakup enam dimensi: kepentingan umum, peran pemerintah, keselarasan yurisdiksi, kemitraan eksternal, prinsip bisnis, dan keterjangkauan. Temuan penelitian menunjukkan skor rata-rata 3,27 (dari skala 5). Hasil penelitian mengindikasikan adanya beberapa ruang perbaikan di dalam program pembangunan seperti peningkatan inklusivitas program, penyempurnaan mekanisme koordinasi, serta penguatan sinergi dengan mitra.
Kata kunci: evaluasi program, kemiskinan, ketenagakerjaan, ASDF, Kabupaten Karawang
Â
Abstract
Development evaluation serves as a critical instrument for assessing public sector programme effectiveness, particularly in poverty reduction and employment expansion initiatives. This study examines the implementation of development programmes in Karawang Regency, Indonesia, designed to reduce open unemployment rates and decrease poverty levels in accordance with the 2021-2026 Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD). Employing a quantitative approach, the research conducted a survey in November 2023 involving 400 residents of Karawang Regency. Data analysis was performed using descriptive statistics within the Alternative Service Delivery Framework (ASDF), incorporating six key dimensions: public interest test, government role, jurisdictional alignment, external partnership, business principles, and affordability. The findings reveal an average score of 3.27 (on a 5-point scale), indicating several areas requiring programme improvement. These include enhancing programme inclusivity, refining coordination mechanisms, and strengthening multi-stakeholder collaboration.
Keywords: programme evaluation, poverty alleviation, employment generation, ASDF, Karawang Regency
References
Akhmadi. (2016). Monitoring and evaluation of development programs in five ministries: A study on the system and implementation (B. Ahrens, Ed.; M. Mulyana & G. Handoko, Trans.). SMERU Research Institute.
Aly, E., Elsawah, S., & Ryan, M. J. (2022). A review and catalogue to the use of models in enabling the achievement of sustainable development goals (SDG). Journal of Cleaner Production, 340, 130803. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2022.130803
Amin, H., Scheepers, H., & Malik, M. (2023). Project monitoring and evaluation to engage stakeholders of international development projects for community impact. International Journal of Managing Projects in Business, 16(2), 405–427. https://doi.org/10.1108/IJMPB-02-2022-0043
Badan Pusat Statistik. (2022). Jumlah Penduduk menurut Wilayah dan Jenis Kelamin, Jawa Barat, Tahun 2022 (2025-03-16).
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. (3 Desember 2021). TPAK DAN TPT, 2019-2021. Diakses pada 7 April 2025, dari https://karawangkab.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTkjMg==/tpak-dan-tpt.html
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. (6 Oktober 2023). Indeks Keparahan Kemiskinan Kab/Kota Tahun 2004-2022. Diakses pada 7 April 2025, dari https://karawangkab.bps.go.id/id/statistics-table/1/Mjg3IzE=/indeks-keparahan-kemiskinan-kab-kota-tahun-2004-2022.html
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. (2021). Statistik Daerah Kabupaten Karawang 2021.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. (2024). Profil Kemiskinan Kabupaten Karawang Maret 2024 (BRS No. 1/07/3215/Th. I, 30 Juli 2024).
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2014). Profil Kemiskinan di Nusa Tenggara Timur 2010-2024 [Leaflet].
Brown, C., Shaker, R. R., & Das, R. (2018). A review of approaches for monitoring and evaluation of urban climate resilience initiatives. Environment, Development and Sustainability, 20(1), 23–40. https://doi.org/10.1007/s10668-016-9891-7
BPS-Statistics Indonesia Karawang Regency. (October 5, 2023). Indeks Kedalaman Kemiskinan Kab/Kota Tahun 2004-2022. Retrieved on April 7, 2025, from https://karawangkab.bps.go.id/en/statistics-table/1/Mjg1IzE=/indeks-kedalaman-kemiskinan-kab-kota-tahun-2004-2022.html
Creswell, J. W. (2009). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (3. ed., [Nachdr.]). SAGE Publ.
D’Adamo, I., & Gastaldi, M. (2023). Monitoring the Performance of Sustainable Development Goals in the Italian Regions. Sustainability, 15(19), 14094. https://doi.org/10.3390/su151914094
Daga, A. K., & Prasetyo, P. S. (2023). Inovasi dan Tantangan: Kendala Implementasi Program Kota Tanpa Kumuh di Kelurahan Sukahaji, Bandung. Contemporary Public Administration Review, 1(1), 74–92. https://doi.org/10.26593/copar.v1i1.7073.74-92
Douxchamps, S., Debevec, L., Giordano, M., & Barron, J. (2017). Monitoring and evaluation of climate resilience for agricultural development – A review of currently available tools. World Development Perspectives, 5, 10–23. https://doi.org/10.1016/j.wdp.2017.02.001
Hiwy, R. N., & Sholichah, N. (2023). Evaluasi Program Pembangunan Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat Kurang Mampu di Desa Lelang Kabupaten Maluku Barat Daya. 1(1).
Mertens, D. M., & Wilson, A. T. (2019). Program evaluation theory and practice: A comprehensive guide (Second edition). Guilford Press.
Munthe, A. P. (2015). PENTINGYA EVALUASI PROGRAM DI INSTITUSI PENDIDIKAN: Sebuah Pengantar, Pengertian, Tujuan dan Manfaat. Scholaria : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 1. https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2015.v5.i2.p1-14
OECD. (2025). Implementation Toolkit for the OECD Recommendation on Public Policy Evaluation. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/77faa4fe-en
Ofir, Z. (2013). Strengthening Evaluation for Development. American Journal of Evaluation, 34(4), 582–586. https://doi.org/10.1177/1098214013497531
Organisation for Economic Co-operation and Development (Eds.). (2010). Quality Standards for Development Evaluation. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264083905-en
Paundria S W, R. K., & Prasetyo, P. S. (2024). Evaluasi Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja di Puskesmas Sukapakir Kota Bandung Menggunakan Perspektif Model CIPP. Contemporary Public Administration Review, 1(2), 40–60. https://doi.org/10.26593/copar.v1i2.7710.40-60
Pemerintah Kabupaten Karawang. (2021). Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 5 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karawang Tahun 2021-2026.
Pemerintah Kabupaten Karawang. (Desember 28, 2021). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karawang Tahun 2021-2026.
Peraturan Bupati Karawang. (2021). Peraturan Bupati Karawang Nomor 75 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah pada Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang. Pemerintah Kabupaten Karawang.
Ray Rist. (2019). Program Evaluation and the Management of Government. Routledge.
Shah, A. (Ed.). (2020). Policy, Program and Project Evaluation: A Toolkit for Economic Analysis in a Changing World. Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-48567-2
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Van Drooge, L., & Spaapen, J. (2022). Evaluation and monitoring of transdisciplinary collaborations. The Journal of Technology Transfer, 47(3), 747–761. https://doi.org/10.1007/s10961-017-9607-7
Vedung, E. (2017). Public policy and program evaluation (1st paperback print). Transaction Publ.
Wotela, K. (2017). Using systems thinking to conceptually link the monitoring and evaluation function within development interventions and public policy. The Journal for Transdisciplinary Research in Southern Africa, 13(1). https://doi.org/10.4102/td.v13i1.398
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jeffri Yosep Simanjorang, Kristian Widya Wicaksono, Dinda Tresya Cantika, Amelia Augustine Aan Putri, Dinda Biavinca

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


