Review Teknologi Konservasi Kerusakan Dinding Bangunan Kolonial Disebabkan oleh Iklim di Kota Subang

Authors

  • Agus Maryono Beiano

Keywords:

Teknologi, konservasi, kerusakan, dinding, iklim, kolonial

Abstract

Kota Subang adalah salah satu kota yang terletak di sebelah Utara Jawa Barat, tumbuh dan berkembang melalui beberapa periode kesejarahan yang diawali masa prasejarah, hingga setelah masa kemerdekaan. Dalam perkembangannya setelah masa kemerdekaan, banyak terdapat bangunan peninggalan kolonial yang bernilai sejarah tidak terpelihara sehingga mengalami kerusakan dan bahkan hancur.

Pendekatan arsitektural dalam analisa penelitian ini terlebih dahulu diketahui data-data mengenai kerusakan dinding bangunan kolonial, mendiskripsi kerusakan dinding dan mengenali penyebab kerusakan dinding bangunan kolonial di Kota Subang dengan melakukan observasi secara langsung di lapangan mencakup pemetaan jenis kerusakan dinding, sifat kerusakan dinding, volume kerusakan, fungsi dinding dan bahan bangunan yang digunakan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa penyebab kerusakan pada dinding bangunan dipengaruhi faktor iklim, usia bangunan dan faktor pemeliharaan.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemikiran-pemikiran yang berguna khususnya mengenai teknologi yang tepat sebagai perbaikan kerusakan dinding bangunan kolonial di Kota Subang.Sebagai suatu penelitian, ini terbuka untuk dilanjutkan dan dikembangkan untuk penelitianpenelitian lebih lanjut yang lebih spesifik.

Downloads

Published

21-10-2017

How to Cite

Beiano, A. M. (2017). Review Teknologi Konservasi Kerusakan Dinding Bangunan Kolonial Disebabkan oleh Iklim di Kota Subang. MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur), 2(1), 36. Retrieved from https://ejournal.unsub.ac.id/index.php/FTK/article/view/124