IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA EKSTRAKURIKULER DRAMA (TEATER)

Authors

  • Mansur Srisudarso FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Een Nurhasanah FKIP Universitas Singaperbangsa Karawang

Keywords:

pendidikan karakter, ekstrakurikuler, drama (teater)

Abstract

Belum banyaknya ekstrakurikuler di tingkatan Sekolah Menengah Atas biasanya dikarenakan kurangnya kesadaran pihak sekolah dengan kegiatan ekstrakurikuler drama (teater) ini pun bisa menyelipkan dan membiasakan berprilaku baik dengan bermain peran dan kurangnya kesadaran guru terhadap seni. Biasanya pelatih drama (teater) dalam menerapkan pendidikan karakter pada peserta didik dengan cara bercerita setelah waktu latihan dan ajakan. Para guru dalam memandang drama (teater) sekolah harus menempatkan drama (teater) sebagai  media dalam  transformasi  pendidikan  karakter. Drama (Teater) bisa menjadi bagian integral materi pembelajaran pendidikan karakter. Melalui aktifitas berteater di sekolah, para peserta didik telah mengamalkan nilai- nilai pendidikan karakter secara cerdas. Dari proses kreatif seni yang intens akan membawa peserta didik pada penyelaman nilai-nilai karakter manusia yang  sejati.  Peserta  didik akan  mampu  membedakan  karakter-karakter manusia  yang  dapat  mendukung  berkembangnya  nilai-nilai  kemanusiaan yang humanis. Melihat  kenyataan  bahwa kurangnya  kesadaran  pengurus sekolah tentang pentingnya seni dalam pembelajaran membuat ekstrakurikuler drama (teater) di sekolah-sekolah masih jarang ada, khususnya di tingkatan Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan Deskriptif Qualitatif ( Kajian Pustaka ).

Downloads

Published

2018-02-12

How to Cite

Srisudarso, M., & Nurhasanah, E. (2018). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA EKSTRAKURIKULER DRAMA (TEATER). Biormatika : Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 4(01). Retrieved from http://ejournal.unsub.ac.id/index.php/FKIP/article/view/192